Koneksi Pembawa Keuntungan

Karin akan kembali dari Singapore ke Jakarta bersama para model yang mewakili fashion brand dari Indonesia. Sebelum berangkat ke bandara, teman-teman sejawatnya berencana berkumpul di suatu ruangan untuk sebuah perayaan kecil-kecilan. Karin juga akan datang ke sana, ia telah siap dan keluar dari kamar hotelnya bersama Dara untuk turun ke lantai bawah.

Saat melewati ruang busana sebelum sampai ke aula, Karin otomatis menghentikan langkahnya begitu mendengar percakapan dari ruangan yang pintunya nampak terbuka setengah. Melihat Karin berhenti, Dara pun ikut merasa penasaran mengenai topik yang membuat sahabatnya itu sampai ingin mengetahuinya. Di samping Karin, Dara akhirnya ikut mendengarkan percakapan 4 orang di dalam ruangan itu.

“Lo tau nggak, seharusnya pekerjaan ini tuh untuk temen gue. Awalnya bukan Kina yang di tunjuk untuk ngewakilin La Feme, tapi model lain,” ujar salah satu perempuan.

“Serius lo? Gimana bisa sih? Emang semudah itu ya, dia bisa geser posisi orang lain?” tanya perempuan lainnya di sana.

“Dia punya koneksi orang dalam, jadi dia bisa dapatin project ini dengan mudah. Sedangkan teman gue yang notabenenya nggak punya privilege itu, cuma bisa nerima kenyataan. Itu udah jadi resiko katanya, kalau dia mau tetap bertahan di industri ini.”

***

Karin masih berada di kamarnya untuk merapikan barang-barangnya yang tersisa sebelum meninggalkan tempat ini. Setelah acara singkat bersama teman-temannya, para model pun di beri waktu untuk bersiap-siap sebelum berangkat ke bandara.

Karin belum mengetahui secara pasti, tapi akhirnya ia tetap pada tekadnya untuk menghubungi Aryan. Ia harus menyampaikan sesuatu yang dirasanya penting kepada lelaki itu. Tidak berapa lama setelah terdengar nada sambung di ponselnya, suara khas Aryan pun memasuki indera pendengaran Karin.

“Halo, Karin? Ada apa?” ujar Aryan.

“Kak, kamu lagi sama Kina sekarang?” tanya Karin.

“Rencananya aku sama Kina flight bareng ke Jakarta. Aku belum ketemu Kina, nanti siang jam 1 baru kita ketemuan di hotelku.”

“Oke. Aku cuma mau bilang sesuatu sama kamu. Aku belum tau pasti soal ini, tapi ini untuk berjaga-jaga.”

“Soal apa? Kamu bisa bilang ke aku.”

Karin lantas menceritakan pada Aryan soal apa yang ia dengar tentang Kina. Karin mengatakan ia meminta Aryan untuk bersikap lebih waspada dan saat ini sebaiknya mereka patut berhati-hati, pada orang terdekat sekali pun. Kalau dipikir lebih cermat, siapa saja rasanya bisa menjadi andil kejadian di Bali waktu itu.

“Karin, kenapa kamu seolah curiga ke Kina? Aku nggak bermaksud meragukan kamu, tapi apa yang kamu dengar memang punya kaitan dengan pelaku yang jebak kita malam itu?” Aryan pun mengutarakan pendapatnya.

Karin terdiam sesaat, perempuan itu menghela napasnya sebelum kembali berujar, “Kak, maaf kalau aku terkesan mengarahkan ini ke Kina. Nanti aku jelasin ke kamu lebih detail-nya secara langsung. Saat ini aku minta ke kamu untuk nggak memberitahu siapa pun soal rencana kita mencari pelakunya. Oke?”

Beberapa detik kemudian, Aryan akhirnya menjawab, “Oke. Untuk berjaga-jaga, aku pastiin hanya kita yang tau soal ini.”

“Kak, aku mau tanya satu lagi sama kamu. Apa kamu ingat siapa orang yang punya akses ke kamar kamu selain kamu sendiri?”

Atas pertanyaan Karin tersebut, kini giliran Aryan yang dibuat terdiam. Sebuah benang merah yang terhubung di benak Aryan pun membuatnya kehilangan kata-kata untuk menjawab pertanyaan Karin. Jawabannya tentu mengarah pada sosok yang sama dengan yang dicurigai Karin. Hanya Kina yang memiliki akses untuk masuk ke kamarnya selain dirinya sendiri.

“Kak, kamu tahu. Dengan koneksi, seseorang bisa melakukan apa aja yang dia mau. Satu lagi, orang yang berpotensi paling besar menyakiti kamu adalah orang terdekatmu, karena dia yang paling besar memiliki akses untuk melakukan itu.”

***

Terima kasih telah membaca Paradise Between Us 🌸

Berikan dukungan untuk Paradise Between Us supaya bisa lebih baik lagi kedepannya yaa. Support apapun dari kalian sangat berarti untuk author dan karyanya 💕

Semoga kamu enjoy sama ceritanya yaa, see you at next part!! 🍷